What do you when you fall down?
When you felt down, and you feel that you don't have strength get back up, do you think that you have hope?
You have to try 100 time to get up!
If you fail to get up 100 times, and you give up, do you think that you will get up? No!
You have to try, again and again.
It is the matter of finish.
You will find the strength to get up.
And you will.
Gambate! Juang ajo.
Tuesday, March 31, 2009
Friday, March 20, 2009
PUA (Pesan Untuk Adik): Cinta Guru
Kalau boleh saya tidak mahu sayang kamu yang terlalu. Lalu, saya akan katakan "Lu fikirlah sendiri".
Tapi dalam nubari terlalu banyak rasa, dan kamu terlalu banyak kehilangan. Seperti hari ini, kita menyambut tahun pertama kehilangan kekanda kita bukan? Lalu, kalau boleh saya gantikan setiap kehilangan, maka saya akan gantikan. Tapi saya tidak boleh. Saya hanya punya tulisan, lalu saya bina PUA (Pesan Untuk Adik) kerana bila tiba masa saya pulang pula nanti, kamu, tidak akan kekurangan apa-apa.

Kamu Adik, perlu cinta guru sepenuhnya. Sepenuhnya. Dengan penuh rasa kasih. Dengan penuh rasa percaya. Dengan hati mahu berbakti. Dengan hati yang sedia untuk mati.

Dan kerana itu pertama, kenali dulu siapa guru kamu.
Guru kita, adalah Teacher of Teachers, Muallim, Wahdah Khairah Ummah - Rasulullah Muhammad sawa. Wujudnya bukti ihsan Tuhan kepada seluruh umat manusia.
Mustaffa Imamal Mursalin.
Mustaffa Shafiaal Alamin.
Abal Qasim. Khairul Khalqillahi. Ishqqu Qalb.
Guru yang muncul dari padang pasir yang tiada punya harapan dan sejarah yang dikenal sebelum wujudnya, yang mengubah dunia kepada yang terbaik, dan menjadikan kita ummah yang terbaik.
Dia, bersolat munajjat pada Tuhan pada ketika semua sedang nyenyak tidur di peraduan.
Dia, menahan lapar dan dahaga ketika lain enak menjamah rasa.
Dia, yang menangis sehingga bercucuran air mata ketika yang lain ketawa sehinggalah di akhir nafasnya.
Dia, yang hanya mengharap, agar ummah sejahtera dunia dan akhirat.
Dia, yang mengajar untuk berlaku adil dan istiqamah dalam kebaikan.
Dia, yang mendidik untuk memberi makan pada yang miskin dan kelaparan.
Dia, yang menebarkan belas ikhsan dan kebaikkan, derita dan pengorbanan, kasih sayang dan cinta. Yang mengajar cinta demi Cinta.
Adik, cintailah dia sungguh-sungguh dari jalurnya. Jangan sesekali kamu lepas dari berpaut dari tali penghubung. Moga Adik, kita berjumpa di telaga Kautsar bersama-sama dengan kekanda, sambil minum dari piala Nabi, kerana Nabi telah redha!
(Adik, masihkah kamu ingat kekanda pergi ketika ulangtahun Nabi? Tika kamu mengalirkan air mata sayu, sedekahkan Al Fatihah. Tunjukkan juga iba hati kerana kehilangan Guru, Nabi, Rasul, Imam dan perpanjangkanlah solawat ulang-berulang).
Tuesday, March 17, 2009
Blog Untuk Adik
Saya mempunyai pemikiran yang banyak bila blog ini diwujudkan. Antara alasan, ia sebagai medan dwi bahasa, supaya tidak terkeliru dengan blog utama (yang dalam harapan ditulis sepenuhnya dalam Bahasa Ibunda, atau sekali sekala diselit dengan bahasa Jawa, Minang, Jepun, Arab dan sebagainya).
Setelah berpedih mata :) saya akan kekalkan juga penulisan dwibahasa (Malaysia dan Inggeris), sekadar latihan, juga untuk panduan orang terdekat dengan saya.
Baru saya terfikir, dalam penulisan yang ada banyak terselit penulisan tentang adik. Owh, sepanjang perjalanan saya telah mengumpul banyak adik dari pelbagai bidang. Namun, tetap adik saya seorang sahaja. Jadi akhir-akhir ini saya terfikir untuk menulis blog untuk Adik. Untuk Adik saya nan seorang, untuk semua adik yang saya ketemu (yang Allah takdirkan kita bertemu), yang sudah dewasa dan perasan mahu jadi adik (pun boleh), untuk adik-adik (pun boleh).
Kenapa?
Mmm, bila kita hidup akhirnya kita akan mati juga. Namun yang kesal, bila kita mati, harta kita diagihkan dengan kerakusan. Bukan dengan hukum Tuhan. Bukan dengan hikmah yang diberi Allah. Meski kita sudah mewasiatkan (hibah) harta itu kepada sekian-sekian, tetap akan ada tangan yang mempercayai bahawa pertimbangan mereka lebih wajar dari hukum Allah melalui RasulNya. Tetap ada yang rasa mereka berilmu, lalu dengan ilmu itu yang hak mereka praktikkan. Sedang Allah lebih Maha Mengetahui. Tapi, yang terjadi di sekeliling, adalah realiti hidup, sehingga kita menerima hukum Tuhan secara total, tiada yang akan berubah.
Itu.
Itu alasan saya. Andai kata nanti, suatu hari saya mati, dan orang akan mencederai janji hibah di atas harta yang ditinggalkan (mmm, macamlah ada) sekurang-kurangnya saya punya tulisan, yang ditinggalkan untuk Adik. Meski jika tiada dari harta dunia yang bersisa sekalipun, sekurang-kurangnya, ada, satu harta, yang saya hibahkan untuk Adik. Dan dunia menatapnya. Dunia pun boleh bersaksi atasnya.
Ini.
Blog Untuk Adik.
Thursday, February 12, 2009
Let learn D to Z with ryhmes :)
D is for Du'a
Remembering Allah all nights and days,
By giving Him our thanks and praise
Thank Allah with "Al Hamdulillah"
And praise Him with "Subhanallah
E is for Earth
With its mountains, rivers, and seas,
Animals, birds, fruits, and trees
They all declare Allah's Might,
Following His laws, wills, and light
F is for Faith
That which the Muslims call Iman,
Is in the heart of the believing man
Will come from his lip and hand,
Love for Allah pouring out like sand
G is for Gabriel
An angel created by Allah from light,
His duty is to serve Allah all day and night
To Prophet Muhammad (S) he did appear,
To bring mankind the Holy Qur'an so dear
H is for Heaven
God's garden of joy, peace, and love,
The home for Muslim's souls above
The path to this heavenly place
Is faith in Allah's guidance and grace
I is for Islam
A way of life for all of who,
Give to Allah the praise that is due
We worship and pray five times a day,
Because we know it is the best way
J is for Jesus
Peace be upon him, 'Isa, the son of Maryam,
To his people Allah's word did he carry
By Allah's help he made the sick well,
So people would believe what he had to tell
K is for Ka'bah
First house of Allah in Makkah was made,
By Ibrahim and Isma'il the stones were laid
Millions of believers from every race,
Come for Hajj to his extra special place
L is for Life
A precious gift from Allah to you,
Don't waste it, he knows what you do
Don't chase pleasure or forget Allah,
No matter how little, say "Al-Hamdulillah
M is for Muhammad
Peace be upon him, Abdullah's son,
From Allah's enemies he did not run
Of all the Prophets he was the last,
Islam his message which we hold fast
N is for Nuh
Peace be upon him, a Prophet who was very good,
Allah told him to build an ark, fast as he could
Take pairs of animals and the believers-all,
The flood was coming and the waves would be tall!
O is for Obedience
It is the duty of each Muslim to obey,
The Qur'an and the Sunnah all the way
Go for Hajj, give Zakah, fast, and pray,
And to your parents do not say, "Nay!"
P is for Prayer
It is the cornerstone of Muslim life,
And the devil it cuts like a knife
Prayer five times a day is a must,
In Allah you should put your trust
Q is for Qur'an
A blessing and guide for all of mankind,
In it Allah's message you will find
Of all His messages it is the last,
Perfect for present, future, and past
R is for Ramadan
For Muslims this blessed month of fasting,
Is to celebrate Allah's love everlasting All day,
no food, nor drink, nor evil deeds,
Pray and read Qur'an, to heaven this leads
S is for Surah
One hundred and fourteen in the Qur'an,
Read them and trust in Al-Rahman,
Do you know ten of them that you can say?
Knowing them will help you pray
T is for Tawheed
La ilaaha illallah, Allah is the only one,
There is no partner with Him, nor son
Allah is the answer to all that we need,
Watch your heart and tongue, He knows every deed
U is for Ummah
The Muslim community which Muhammad (S) found,
The brotherhood of Islam made it sound
Allah's laws in the Qur'an and Sunnah,
Are to help everyone in the Ummah
V is for Victory
It is the help from Allah to you,
His guidance in everything you do
Work and prayer a Muslim does need,
To celebrate Allah's victory, indeed!
W is for Wudu'
We must keep our minds and bodies clean,
Because by Allah we are always seen
Whenever you hear the call of athan,
Prepare and come pray as soon as you can
X is for "Seen" *
X is not easy for us to rhyme,
So we'll not waste much of your time
In higher math X is hard to find,
But Allah's path is clear even to the blind
(* the Arabic letter "seen" stands for the unknown)
(* the Arabic letter "seen" stands for the unknown)
Y is for Yunus
Peace be upon him, a good man in a wicked town,
He ran to the sea and a whale gobbled him down
By the mercy of Allah he was saved to tell,
His people to become good and obey Allah well
Z is for Zero-sin
It is the way we each begin,
Free from wordly sin So,
don't let yourself forget,
Keep out of the devil's threat!
(From Ghazi Hussain, Pakistan)
Wednesday, February 11, 2009
Lets learn A, B, C with ryhmes
A is for Allah
Lord of the Universe, who is One,
He made the earth, stars, and sun
He made angels to worship and pray,
He made man from a dab of clay
B is for Bilal
Bilal is that tall, brave African man,
Islam freed him and gave him iman
Calling the Muslims to come and pray,
Was his duty each night and day
C is for Children
Black, white, red, yellow, and brown,
Better than the jewels in a crown
Laughing or crying, short or tall,
Allah loves children, one and all
Monday, January 5, 2009
Batman The Dark Knight and My Muharram
And this is the month of Muharram. When the Israelis army set bombs to light the Ghaza skies, I’m here in my home town with peace, watching Batman.I’ve forgotten that I hate one kind of movie ending, the twisted ending like the story been told in Dark Knight. This kind of ending will haunt me for years. This feeling that I have over the years after we have had finished Metal Gear Solid: Snake Eater. I’ve tried to forget MGS: Snake Eater till now, but the feeling never went away. And to add to the traumatized experienced, I’ve finished the Dark Knight. It is not wise choice actually, really not a wise choice for my injured emotion. And now I know why my brother keeps asking me to watch the movie.
For a movie, it is worth to watch. The scriptwriter and the director were brilliants to bring in vigilante with realism experienced. There will never the same old superhero movie at all. Batman’s rivals, Joker, acted by Heath Ledger. He should get all the credit as the most anticipated rivals. It is a shamed he has had ends his life at the young age when his star shine like the North Star.
The Dark Knight is kind of new approach translating villain’s philosophical point of view. Joker put the philosophy of dark side in one could never imagine it will be that bad. Villains which have the intention to make all people same as he is.
I will not review this film as much, as my emotion still injured and badly injured. This kind of ending is something that I’ve experienced before, but, the director doing his job above excellent. In Dark Knight I never expected its coming. But at the end, it appeared. Not believing my eyes, I was shouting silent for the long night weeping for Batman.
As the Gordon reminded his son when they watched Batman on running accompanying with the exceptional score by Hans Zimmer (the sound of orchestra music that will haunt me forever),
“He is the hero Gotham deserved, but not the one it needs right now. So we’ll hunt him, because he can take it. Because he is not a hero. He is a silent guardian, a watchful protector. A Dark Knight”.
The last sentences, remind me to my silent guardian, my watchful protector. Which has been kept in history, silent, never open. They accused him for everything that he didn’t do, yet, he keeps telling me, he can take it. Till the end of time, he will arise as the Golden Knight. Once and for all, the truth will prevail.
This is the month of Muharram, and I’m here watching Batman.
Sunday, December 28, 2008
Hormat Guru cara Kungfu Panda
Dalam kemelut krisis budi pelajar masa sekarang yang amat menakutkan, filem Kungfu Panda mungkin boleh menjadi sarana alternatif kepada teks dan syarahan. Krisis nilai yang melihatkan paparan pergaduhan guru dan murid di dalam kelas adalah sesuatu yang sangat mustahil berlaku beberapa dekad yang lalu, tetapi terpampang di dalam televisyen sejak akhir-akhir ini. Jadi, saranan saya, tontonkan kepada mereka Kungfu Panda. Ia filem mengajari kita untuk hormat pada guru.Kungfu Panda adalah filem sarat falsafah yang dikarya dengan sangat santai bersulamkan kungfu dan karakter-karakter comel seperti panda, harimau, monyet, ular, kura-kura, harimau bintang, burung dan lain-lain lagi. Saya boleh senaraikan 10 pelajaran falsafah dari filem ini, tetapi yang terkesan di hati ialah bagaimana seni pertahanan diri oriental menitik beratkan kepercayaan kepada guru sebagai tonggak utama untuk mendapat kefahaman ilmu dan penghayatan makna.
Karakter yang menunjukkan hubungan guru anak murid boleh dilihat seperti rant
aian berikut, Master Oogway – Master Shifu – Panda. Tetapi secara peribadi saya melihat hubungan antara Master Oogway dan Master Shifu, yang mengajari tentang akhlak kepada guru sebagai kerangka utama dalam menuntut ilmu. Sikap konsisten Master Shifu menurut setiap nasihat dan pesanan Master Oogway telah membuka banyak rahsia. Meski dalam beberapa keadaan, Master Shifu kelihatannya bercanggah pendapat dengan Master Oogway. Ini adalah disebabkan oleh belum sampai kefahaman dan makna. Walaupun begitu ia tidak menjadikan Master Shifu membelakangkan guru apatah lagi berlaku kurang ajar.Ada 2 plot yang menyangga falsafah perguruan dalam filem ini.
Kesudahan yang sempurna bagi Master Shifu, dan Panda.
Kesudahan yang malang bagi Tai Lung.

Siapa Tai Lung? Tai Lung adalah anak murid pertama Master Shifu yang telah dilatih sempurna. Tetapi kerana ketamakan Tai Lung telah menjadikan dia kurang ajar dan menderhakai guru.
Siapa Panda? Panda ialah individu yang sangat ingin menjadi pelatih kungfu, tetapi fizikal dan latar belakang keluarga menjadikan dia tidak punya keyakinan. Tetapi kerana takdir, Panda telah dilantik menjadi Dragon Warrior dan secara automatik menjadi anak murid kepada Master Shifu.
Kedua-dua Tai Lung dan Panda adalah anak murid Master Shifu. Tetapi punya karakter berlainan. Satu tidak hormat guru, satu lagi iaitu Panda adalah karakter hormat guru. Kesudahan baik untuk Panda, kesudahan malang untuk Tai Lung. Tai Lung musnah kerana kurang ajar kepada guru dan tamak kepada sesuatu yang bukan miliknya.
Kesudahan untuk Master Shifu yang berpegang secara konsisten nasihat dan pesanan Master Oogway ialah dengan mendapat hadiah paling sempurna dalam dunia, iaitu, ketenangan fikiran. Dan hadiah terindah ini dicapai hanya dengan percaya. Percaya bahawa guru telah menunjukkan jalan terbaik kerana dia lebih tahu potensi dan kemampuan. Percaya bahawa guru telah mendidik dan mengeluarkan yang terindah dalam diri. Percaya dengan mempraktikkan ilmu dari sumber terpercaya ada kebaikkan dalamnya dan tiada penyesalan. Percaya untuk percaya. Bahawa keajaiban boleh berlaku hanya dengan percaya.
Saya sangat tertarik dengan dialog Master Shifu dan Tai Lung ketika mereka beradu tenaga.
Tai Lung: I rotted in jail for 20 years because of your weakness.
Shifu: Obeying your master is not weakness!
Ya, menurut kata guru bukan kelemahan, tetapi adalah kelebihan yang sarat mengandungi hikmah.
Saya sangat suka filem ini kerana banyak mengajari tentang etika menuntut ilm
u. Boleh jadi kita menuntut ilmu secara formal, dengan menghadap diri kepada orang berilmu dan memohon dia mengajari. Boleh jadi kita meminta seseorang yang sangat hebat menjadi guru meski dalam keadaan begitu mustahil dia akan memilih, guru itu memilih kita. Boleh jadi dengan perbualan santai dengan orang lain, kita perolehi hikmah yang banyak. Meski bagaimana caranya sekalipun, dalam sedar atau tidak, kita telah menjadi seorang anak murid. Kerana itu adab sebagai murid perlu dijaga. Jangan sampai menderhaka dan melukakan hati guru kerana padahnya ada di hadapan yang kita tidak tahu. Jangan sampai guru tidak redha dengan ilmunya, nanti keberkatan tidak sampai dan menjadi seperti Tai Lung. Dimusnahkan kerana kecongakkan juga kerana derhaka pada guru.Meski kita merasakan ilmu kita cukup banyak merentasi pelbagai bidang, tunduk sahaja seperti resmi padi. Kerana ketinggian ilmu syarat utamanya ialah ketinggian budi. Ketundukkan, merendah diri yang membezakan anda seorang ilmuan sebenar, atau cuplikan.
Dan yang paling asas dari segala yang asas, hormat guru. Kerana dia didatangkan Allah untuk kamu, menyampaikan ilmu dengan segenap keikhlasan, supaya kamu, menjadi insan lebih baik!
Saya sangat suka filem ini, bukan kerana falsafah menuntut ilmu sahaja, tetap sarat wacana kehidupan yang boleh dikutip sehingga ke akhirnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)